Lebah hampir punah

Bersyukurlah kita yang hidup dan tinggal diIndonesia banyak  beragam hewan dan tumbuhan yang masih bisa kita lihat dan nikmati  dan manjadi tempat tinggal hewan langka seperti komodo ……dll. Di negri seberang justru mulai pusing dengan populasi hewan khususnya lebah yang menjadi penyerbuk alami bagi tumbuh-tumbuhan.

Seperti yang diberitakan (TEMPO Interaktif,) California – Komunitas untuk Konservasi Avertebrata dan University of California mengajukan petisi untuk memasukkan Lebah Franklin ke daftar spesies yang terancam punah.

Menurut Direktur Eksekutif Masyarakat Xerces di Portland, Scott Hoffman Black, populasi tawon yang membantu proses penyerbukan tanaman ini semakin berkurang karena hilangnya habitat atau tempat hidup mereka dan maraknya penggunaan pestisida. “Dulu mereka banyak berkeliaran di kebun-kebun, sekarang tidak ada seekorpun,” kata Black.

Kini, para petani kebingungan bagaimana membantu penyerbukan tanaman budi dayanya, seperti tomat, paprika, stroberi, blueberry, cranberry, raspberry, squash dan semangka. “Penurunan jumlah lebah Franklin harus menjadi alarm bahwa kita mulai kehilangan polinator penting,” kata Black.

Untuk mengantisipasi langkanya lebah yang membantu penyerbukan, sejumlah kelompok konservasi meminta pemerintah untuk mengimpor jenis lebah tertentu dan dipelihara.

One thought on “Lebah hampir punah”

  1. saya tertarik dengan tulisnya pak gi,
    saya pernah baca bahwa ternyata ada 3 macam lebah dan punya Jobdes juga lho he..he..he:
    1. Ratu lebah (queen bee)
    2. Lebah jantan (drones)
    3. Lebah Pekerja
    – Lebah perawat (nurse bees)
    – Lebah pencari (scout bees)
    – Lebah pengumpul (collector bees).

    hebat iya pak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s